0813 1793 3977
loppnas@gmail.com

Bimtek Kearsipan

Manajemen Pengelolaan Arsip Daerah, Tata Naskah Dinas Dan Sistem Akuntabilitas Kerja Instansi Pemerintah (SAKIP)

Arsip merupakan sumber informasi unik dan penting mengenai aktivitas dari unit organisasi. Arsip memberikan informasi yang spesifik tentang fungsi dari unit kerja anda. Mengelola arsip berarti mengelola informasi dan dokumen secara efektif yang membuat pekerjaan anda menjadi lebih mudah dan cepat. Arsip juga merupakan hal yang sangat penting dan fundamental dalam pertanggungjawaban sebuah administrasi dalam pengelolaan birokrasi baik pemerintah maupun perusahaan. Banyak permasalahan yang terjadi hanya diakibatkan oleh salah urusnya system penyimpanan arsip pada setiap organisasi atau system birokrasi pemerintah selama ini. Untuk itu perlu adanya Manajemen Pengelolaan Arsip Daerah

Sedangkan Tata naskah dinas adalah pengelolaan informasi tertulis yang meliputi pengaturan jenis, format, penyiapan, pengamanan, pengesahan, distribusi, dan penyimpanan naskah dinas, serta media yang digunakan dalam kedinasan. Perbaikan pemerintahan dan sistem manajemen merupakan agenda penting dalam reformasi birokrasi yang sedang dijalankan oleh pemerintah saat ini. Sistem manajemen pemerintahan diharapkan berfokus pada peningkatan akuntabilitas serta sekaligus peningkatan kinerja yang berorientasi pada hasil (outcome). Maka pemerintah telah menetapkan kebijakan untuk penerapan sistem pertanggungjawaban yang jelas dan teratur dan efektif yang disebut dengan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Manajemen Keprotokolan dan Master Of Ceremony (MC) sebagai wujud Peningkatan Wawasan, Keterampilan dan Pengetahuan Bagi Humas, Protokol dan Master Of Ceremony ( MC ) di Daerah.

Berdasarkan Undang-undang No. 9 tahun 2010 Keprotokolan adalah serangkaian kegiatan yang berkaitan dengan aturan dalam acara kenegaraan atau acara resmi yang meliputi Tata Tempat, Tata Upacara, dan Tata Penghormatan sebagai bentuk penghormatan kepada ses eorang sesuai dengan jabatan dan/atau kedudukannya dalam negara, pemerintahan, atau masyarakat”.

Berdasarkan pengertian diatas maka dapat disimpulkan bahwa keprotokolan itu adlah kegiatan yang bersifat formal dan memiliki aturanaturan khusus dalam menjalankan fungsi dan tugasnya. Tugas keprotokolan dijalankan oleh sekelompok orang yang dinamakan Protokoler. Protokoler menjalankan tugas keprotokolan dengan menerapkan manajemen keprotokolan.

Manajemen keprotokolan diperlukan agar dapat menghasilkan kualitas penyelenggaraan yang baik serta melahirkan kepuasan bagi semua pihak yang terlibat dalam suatu proses acara/ upacara. Diantara tugas protokoler adalah penyelengaraan resepsi, menyusun layout, pelaksanaan administrasi keprotokolan, sebagai pembawa acara, dan unsur pelayanan.

Tugas protokoler yang menangani acara-acara resmi pemerintahan patut diperhatikan. Karena protokoler mengikat semua elemen. Baik itu pejabat pemeritah, tokoh masyarakat, social, politik dan budaya. Untuk itu dalam rangka memantapkan pemahaman mengenai manajemen keprotokolan dan master of ceremony maka kami akan melaksanakan Bimtek Manajemen Keprotokolan dan Master Of Ceremony (MC) sebagai wujud Peningkatan Wawasan, Keterampilan dan Pengetahuan Bagi Humas, Protokol dan MC (Master Of Ceremony) di Daerah.

E-Document untuk menunjang kinerja Institusi Pemerintahan

Electronic Document atau disebut E-Document adalah suatu konten elektronik yang berupa program atau file komputer yang membutuhkan media elektronik atau teknologi ellektronik display untuk bias menggunakan, membaca atau melihatnya. untuk terciptanya suatu E-Dokument tidak terlalu rumit karna dokument asli, kertas atau hard document dijadika file komputer dengan cara scanning kemudian data ini dipilih mana yang penting atau kurang penting klasifikasi ini disebut sistem verification, selanjutnya dilakukan proses index, yaitu pegelompokan daftar isi yang bertujuan untuk memudahkan pencarian data.

Untuk indexing dilakuka kategorisasi berupa tipe dokument, tanggal, nama pembuat serta kata kunci. Sistem indexing bisa dilakukan dengan metod manual atau otomatis. Adapun kelebihan E-Dokument dibandingkan dokument biasa adalah : ramah lingkungan/Paperless.

E-Dokument tidak menggunakan kertas dengan demikian penghematankertas terjadi yang mana kertas juga berasal dari sumber daya alam. Penghematan waktu denganadanya E-Dokument untuk mencari suatu informasi yang ada dalam sebuah dokument bisa lebihcepat. E-Dokument lebih mudah disebarkan atau dibagikan. Selain itu E-Dokument lebih aman didimpan dengan menggunakan metode elektronik signature.

dan masih banyak materi bahasan lainnya yang dapat dituangkan dalam bentuk diklat dan bimtek, sesuai dengan tingkat kebutuhan dari masing-masing peserta. Materi diatas hanyalah sebagian kecil contoh materi untuk bimtek terkait masalah kearsipan …….

Respond For " Bimtek Kearsipan "